[INFO] Himbauan Pelaksanaan OSPEK tahun 2015

Sabtu, 1 Agustus 2015

balon gas

[ Sumber gambar : Olx.co.id ]

“Besok harap bawa nasi jelek!”, perintah seorang senior pada para mahasiswa baru atau yang lebih dikenal sebagai Maba. Mungkin ada yang tersenyum, ada juga yang bingung. Apa itu nasi jelek? Selidik punya selidik, maksud dari nasi jelek perintah senior tersebut adalah nasi goreng.

Begitulah kira-kiranya gambaran dari ospek yang umumnya akan dijalani para murid atau mahasiswa baru. Penuh dengan perploncoan dan banyak tugas dengan teka-teki yang rumit. Namun kini, aturan Ospek atau masa pengenalan siswa kini lebih diperketat dan ditata dengan baik. Hal-hal yang berkaitan dengan kekerasan dan perploncoan sangat tidak dianjurkan.

Menurut Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Natsir, seperti dikutip dari laman republika.co.id menyatakan bahwa bagi mereka yang melakukan perploncoan akan mendapatkan sanksi akademik. Bahkan bila ternyata melakukan tindakan kriminal, kemungkinan para rektor dari kampus tersebut akan diperiksa dan mahasiswa atau mahasiswi yang bersangkutan akan dikeluarkan.

 

Jadi, bagaimanakah kegiatan ospek atau masa orientasi yang baik itu?

ospek luar dan dalam

[Sumber gambar : kaskus.co.id ]

Tentunya tidak diisi dengan bentakan, ajang balas dendam atau bahkan unsur kekerasan, baik verbal, non verbal, fisik maupun seksual.

Dikutip dari laman m.okezone.com, masa orientasi yang baik mengandung tiga unsur yaitu memperkenalkan nilai, budaya dan tradisi akademik dari kampus tersebut. Masa orientasi sangat penting untuk memperkenalkan seputar buku-buku, tips belajar, lokasi ruang kuliah dan segala hal yang berkaitan dengan akademis dan kegiatan mahasiswa lainnya.

Sehingga mahasiswa baru yang baru saja lulus dari SMA dan bertransisi menjadi mahasiswa, tidak kaget dengan budaya dan kegiatan belajar baru yang akan dihadapinya.

 

Untuk penjelasan lebih lanjut, bisa dilihat dalam Surat Edaran dibawah ini :

Surat-Edaran-Dirjen-Belmawa-Tentang-PKKMB-2015-2016

Keputusan-Dirjen-Dikti-No-25-Tahun-20141